TASIKMALAYA, pewarta.id – Sebuah kendaraan Isuzu milik Lapas Tasikmalaya, dengan nomor polisi B 7956 PPA, terguling di Jalan Raya Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, pada Jumat, (13/06), Insiden ini melibatkan 15 narapidana dan satu sipir yang berada di dalam kendaraan tersebut.
Kanit Gakum Satlantas Polres Tasikmalaya, Iptu Arifin, menjelaskan bahwa kendaraan tersebut sedang dalam perjalanan dari arah Tasikmalaya menuju Garut. Saat berada di daerah Cilembu, Mangunreja, kendaraan mengalami oleng yang menyebabkan sopir kehilangan kendali. Akibatnya, kendaraan tersebut tergelincir dan terguling.
Dalam kejadian tersebut, mobil Isuzu yang berfungsi sebagai kendaraan transportasi untuk narapidana tersebut membawa total 16 orang, terdiri dari 15 orang narapidana dan satu sipir. Iptu Arifin menambahkan bahwa beruntungnya, seluruh penumpang, baik narapidana maupun sipir, selamat dalam kecelakaan ini.

“Seluruh penumpang selamat. Berjumlah 16 orang, terdiri dari 15 orang Warga Binaan (tahanan) dan 1 orang sipir (petugas lapas),” ungkapnya.
Setelah menerima laporan mengenai kecelakaan tunggal ini, pihak Polres Tasikmalaya bergerak cepat untuk mengamankan para tahanan yang terjebak di dalam kendaraan. Tim dari Polres segera tiba di lokasi kejadian dan membantu mengevakuasi seluruh tahanan yang terperangkap di dalam kendaraan yang terguling tersebut.
“Seluruh tahanan berhasil diamankan dan dalam kondisi baik,” tambah Iptu Arifin.
Kecelakaan ini memicu kepanikan di sekitar lokasi kejadian, namun berkat respons cepat dari pihak berwajib, situasi dapat segera dikendalikan. Para tahanan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut akhirnya dipindahkan ke tempat yang lebih aman, dan kendaraan yang terguling berhasil dievakuasi. Kejadian ini juga menambah catatan keselamatan dalam penggunaan kendaraan transportasi lapas yang mengangkut tahanan.

Hingga saat ini, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak berwenang untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut dan memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Polisi juga akan melakukan evaluasi terhadap prosedur pengoperasian kendaraan transpas Lapas Tasikmalaya untuk meningkatkan keselamatan transportasi bagi narapidana dan petugas lapas.











