Sabtu, 31 Oktober 2026
Tasikmalaya

BPJS Ketenagakerjaan, KADIN dan HIPMI Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja di Tasikmalaya

Image of Kadin kota tasik

TASIKMALAYA, pewarta.id  — Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja di Kota Tasikmalaya terus didorong melalui kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, Kamar Dagang dan Industri (KADIN), serta Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI).

Sinergi tersebut mengemuka dalam pertemuan yang digelar di Siloka, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Minggu (13/9/2026). Pertemuan menjadi ruang silaturahmi sekaligus diskusi mengenai pentingnya kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan di kalangan pelaku usaha.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Swartoko, Ketua KADIN Kota Tasikmalaya periode 2026-2031 M. Abdul Karim, serta Ketua BPC HIPMI Kota Tasikmalaya Arip, bersama jajaran pengurus dan para pelaku usaha.

Dalam forum tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, tidak hanya bagi pekerja, tetapi juga bagi keberlangsungan dan kepastian usaha.

Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Swartoko menegaskan, perlindungan tenaga kerja merupakan bagian penting dalam menciptakan rasa aman dan kepastian bagi pekerja.

“Perlindungan tenaga kerja ini bukan hanya soal kepesertaan, tetapi bagaimana pekerja mendapatkan rasa aman ketika menjalankan pekerjaannya. Di sisi lain, pengusaha juga mendapatkan kepastian ketika risiko-risiko dalam hubungan kerja terjadi,” ujar Swartoko.

Menurutnya, keterlibatan organisasi dunia usaha sangat penting untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami berharap KADIN dan HIPMI bisa menjadi mitra strategis untuk memperluas edukasi dan meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya di kalangan pelaku usaha dan pekerja,” katanya.

Sementara itu, Ketua KADIN Kota Tasikmalaya periode 2026-2031 M. Abdul Karim mengatakan, pertumbuhan dunia usaha harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan pekerja.

“Dunia usaha tidak bisa hanya berbicara mengenai pertumbuhan bisnis dan keuntungan. Di dalamnya ada tenaga kerja yang menjadi bagian penting dari keberlangsungan perusahaan. Karena itu, perlindungan pekerja harus menjadi perhatian bersama,” kata Karim.

Karim menambahkan, KADIN siap mengambil peran sebagai jembatan komunikasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan para pelaku usaha di Kota Tasikmalaya.

“KADIN siap menjadi jembatan komunikasi. Kami ingin para pengusaha memahami bahwa memberikan perlindungan kepada pekerja bukan sekadar kewajiban, tetapi juga bagian dari membangun usaha yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Karim, semakin baik perlindungan yang diberikan perusahaan kepada pekerja, semakin kuat pula hubungan industrial yang terbangun.

“Ketika pekerja merasa aman dan terlindungi, tentu akan berdampak positif terhadap produktivitas dan keberlangsungan perusahaan,” tambahnya.

Ketua BPC HIPMI Kota Tasikmalaya Arip menilai isu perlindungan tenaga kerja sangat relevan bagi kalangan pengusaha muda. Terlebih, banyak pelaku usaha muda yang sedang mengembangkan bisnis sekaligus mulai membuka lapangan pekerjaan.

“Pengusaha muda harus memahami sejak awal bahwa ketika kita membuka lapangan pekerjaan, ada tanggung jawab yang ikut melekat. Bukan hanya bagaimana bisnis tumbuh, tetapi bagaimana orang-orang yang bekerja bersama kita juga mendapatkan perlindungan,” ujar Arip.

Ia mengatakan, HIPMI akan terus mendorong anggotanya untuk memahami hak dan kewajiban dalam hubungan kerja.

“Kami ingin pengusaha muda tidak hanya kuat secara bisnis, tetapi juga tertib dalam menjalankan usaha. Termasuk memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi karyawan,” katanya.

Arip menambahkan, kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan KADIN diharapkan dapat membuka ruang edukasi yang lebih luas bagi pengusaha muda.

“Ini menjadi momentum yang baik untuk membangun kesadaran bersama. Jangan sampai perlindungan tenaga kerja baru dipikirkan ketika terjadi risiko. Justru harus dipersiapkan sejak awal,” ujarnya.

Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, KADIN dan HIPMI diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat berlanjut dalam bentuk program konkret untuk meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di kalangan pekerja dan pelaku usaha di Kota Tasikmalaya.

Di tengah dorongan memperkuat ekosistem dunia usaha tersebut, dinamika organisasi pengusaha muda di Kota Tasikmalaya juga mulai menghangat menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) HIPMI Kota Tasikmalaya.

Sejumlah nama mulai diperbincangkan untuk mengisi kepemimpinan HIPMI ke depan. Momentum Muscab diharapkan tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepemimpinan organisasi, tetapi juga mampu melahirkan pemimpin yang memiliki gagasan kuat dalam mendorong pertumbuhan bisnis anggota.***

oez26 trisno

Penulis di Pewarta ID.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terus membaca

Berita Selanjutnya

Ekonomi

KADIN Tasikmalaya Dorong Kolaborasi Dunia Usaha, Perluas Akses Kerja hingga Pasar Global

TASIKMALAYA, pewarta.id – Kolaborasi dunia usaha menjadi salah satu kunci untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal. Kamar…

DST · 1 hari lalu
Ekonomi

Kerajinan Tasikmalaya Bidik Pasar Global Lewat Kolaborasi Arsitektur Kontemporer

KOTA TASIKMALAYA, pewarta.id — Kerajinan lokal Tasikmalaya berpeluang memperluas pasar hingga ke tingkat internasional melalui pemanfaatan material alam, penguatan karakter produk, dan…

DST · 6 hari lalu
Ekonomi

Kadin Kota Tasikmalaya Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Kampus Filipina dan Arsitek Korea Selatan

TASIKMALAYA, pewarta.id  — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tasikmalaya terus melebarkan sayapnya di kancah internasional. Meski baru sebulan menjabat dan belum…

DST · 2 minggu lalu
Ekonomi

Koperasi Maju Babarengan Butuh Komitmen Nyata Balontum HIPMI, Jangan Berhenti di Gagasan

TASIKMALAYA, pewarta.id – Keberlanjutan Koperasi Maju Babarengan menjadi salah satu isu penting dalam agenda pengenalan koperasi kepada para bakal calon Ketua Umum…

DST · 3 minggu lalu
Priangan Timur

Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun, Indra Herlambang Ambil Formulir Caketum HIPMI Kota Tasikmalaya TASIKMALAYA – Mohamad Indra Herlambang resmi mengambil formulir pendaftaran Calon Ketua Umum (Caketum) BPC HIPMI Kota Tasikmalaya pada Kamis (8/10/2026). Momentum ini terasa istimewa karena bertepatan dengan hari ulang tahunnya, sekaligus menjadi langkah awal Indra dalam menapaki proses estafet kepemimpinan HIPMI Kota Tasikmalaya ke depan. Pengambilan formulir tersebut bukan sekadar bagian dari tahapan Musyawarah Cabang (Muscab), tetapi juga menjadi penanda keseriusan Indra untuk mengambil peran dalam keberlanjutan organisasi pengusaha muda di Kota Tasikmalaya. Indra menyampaikan bahwa keinginannya maju sebagai calon ketua umum dilandasi semangat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan HIPMI, menjaga nilai-nilai yang telah dibangun, serta mendorong organisasi agar semakin solid, kolaboratif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi para pengusaha muda. Menurutnya, HIPMI harus terus menjadi ruang bertumbuh bagi para pengusaha muda, tempat lahirnya gagasan, perluasan jejaring, serta kolaborasi yang mampu menghadirkan peluang usaha dan kontribusi bagi pembangunan ekonomi daerah. “Bagi saya, kepemimpinan bukan sekadar tentang siapa yang berada di depan, tetapi bagaimana kita mampu melanjutkan hal-hal baik yang sudah dibangun, memperkuat kebersamaan, dan membawa organisasi tumbuh lebih jauh ke depan,” menjadi semangat yang ingin dibawa Indra dalam proses pencalonannya. Bertepatan dengan hari ulang tahunnya, pengambilan formulir ini menjadi momentum refleksi sekaligus langkah baru bagi Indra. Bertambahnya usia dimaknai bukan hanya sebagai perjalanan personal, melainkan juga kesempatan untuk memperluas kontribusi dan mengambil tanggung jawab yang lebih besar bagi organisasi. Langkah Indra dalam proses pencalonan Caketum BPC HIPMI Kota Tasikmalaya diharapkan menjadi bagian dari dinamika regenerasi kepemimpinan yang sehat, dengan mengedepankan persatuan, gagasan, serta komitmen untuk membawa HIPMI semakin relevan dengan tantangan dunia usaha ke depan. Kini, proses pencalonan tersebut menjadi awal perjalanan Indra untuk berkontribusi lebih jauh dalam menentukan arah dan masa depan HIPMI Kota Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, pewarta.id  – Muhammad Indra Herlambang resmi mengambil formulir pendaftaran Calon Ketua Umum (Caketum) BPC HIPMI Kota Tasikmalaya pada Kamis (8/10/2026). Momentum…

DST · 3 minggu lalu
Memuat berita selanjutnya…