TASIKMALAYA, pewarta.id – Kolaborasi dunia usaha menjadi salah satu kunci untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tasikmalaya mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga pendidikan agar peluang kerja dapat diakses lebih luas, termasuk di tingkat internasional.
Komitmen tersebut mengemuka dalam penyelenggaraan Tasikmalaya International Job Fair 2026 di Atrium Ground Floor Asia Plaza Tasikmalaya, 30–31 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya sekaligus upaya mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha.

Ketua KADIN Kota Tasikmalaya, Muhamad Abdul Karim, menyambut positif penyelenggaraan bursa kerja tersebut. Menurutnya, job fair tidak hanya menjadi sarana mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja, tetapi juga momentum memperkuat keterhubungan antara potensi tenaga kerja lokal dan kebutuhan industri.
Karim menilai, perubahan kebutuhan industri dan perkembangan pasar kerja menuntut kolaborasi yang lebih erat antarpemangku kepentingan. Dunia usaha membutuhkan tenaga kerja kompeten, sedangkan masyarakat memerlukan akses informasi, peningkatan keterampilan, dan kesempatan untuk mengembangkan karier.
“Kami memandang kegiatan ini sebagai momentum penting untuk memperluas kesempatan masyarakat dalam mendapatkan pekerjaan, sekaligus membuka wawasan bahwa peluang kerja saat ini tidak hanya terbatas pada tingkat lokal, tetapi juga memiliki potensi hingga pasar internasional,” ungkap Karim.
Sebagai wadah dunia usaha, KADIN berkomitmen mendorong terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang produktif melalui sinergi dengan pemerintah, pelaku usaha, lembaga pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Penguatan kolaborasi tersebut dinilai penting agar kebutuhan tenaga kerja di dunia industri dapat selaras dengan kompetensi yang dimiliki para pencari kerja. Dengan demikian, kesempatan kerja tidak hanya semakin terbuka, tetapi juga didukung kualitas sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Karim berharap, penyelenggaraan job fair dapat menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.
“Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi dapat menjadi ruang kolaborasi berkelanjutan. Dunia usaha membutuhkan tenaga kerja yang kompeten, sementara masyarakat membutuhkan akses dan kesempatan. Di sinilah pentingnya membangun sinergi agar keduanya dapat saling menguatkan,” tambahnya.
Tasikmalaya International Job Fair 2026 mengusung tema Create Your Opportunity, Build Your Future. Kegiatan ini menghadirkan berbagai unsur pemerintah, dunia usaha, serta mitra dari sejumlah negara untuk memperluas akses informasi dan membuka wawasan masyarakat mengenai peluang kerja.
Bursa kerja tersebut diselenggarakan secara gratis dan terbuka bagi masyarakat melalui mekanisme registrasi yang disediakan panitia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pencari kerja di Kota Tasikmalaya dan sekitarnya memperoleh akses yang lebih luas terhadap informasi lowongan pekerjaan, sekaligus memahami kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi persaingan kerja.
Bagi KADIN, penguatan kolaborasi dunia usaha dan peningkatan kualitas tenaga kerja merupakan bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Sinergi yang berkelanjutan diharapkan mampu mempertemukan kebutuhan industri dengan potensi sumber daya manusia lokal, sekaligus membuka peluang bagi tenaga kerja Tasikmalaya untuk bersaing di pasar yang lebih luas.***






