JAKARTA, pewarta.id – Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) meluruskan kesalahpahaman publik yang belakangan berkembang terkait kewajiban pembayaran royalti atas pemutaran lagu di tempat
Tasikmalaya – pewarta.id – Hari kedua event Tasik Wedding Festival (TWF) 2025 yang digelar pada 1–3 Agustus 2025 di Graha Asia Plaza, Tasikmalaya. Mengusung tema
Bandung, pewarta.id – Santi Paguyuban Kediri (Sanyuri) Priangan, akan tampilkan gendhing tradisi dan modern atau kekinian dengan gamelan asli iringan group Sanyuri Karawitan, pada perhelatan
Bandung, pewarta.id — Di tengah riuh rendah panggung Festival Permainan Rakyat Jawa Barat 2025, sekelompok anak-anak dari Kabupaten Ciamis berhasil mencuri perhatian. Mereka datang bukan
Innalillaahi wainnailaihiraaji’uun… Berbelasungkawa mendalam atas meninggalnya Hj.Sri Hartati, Maestro Vokal Keroncong, Tokoh Keroncong, Juara Bintang Radio Tingkat Nasional dekade 70 – 80an asal Jogjakarta. Almarhumah
Ciamis, pewarta.id — Riak Ramadhan 2025 yang menjadi tempat berlangsungnya pertunjukan budaya, dialun-alun Ciamis sejak 23 Maret. Sebagai puncak kegiatan bertajuk “Yaumiddini”. Acara ini tidak
Kota Bandung, pewarta.id – Perkumpulan Perantau Jawa Tengah (PRJT) Pusat melantik dan mengukuhkan kepengurusan PRJT Cabang Bandung Raya Masa Bakti 2022–2027 di Rumah Joglo Cilame,
Pangandaran, pewarta.id – Tidak hanya menawarkan panorama alam yang menakjubkan, Pangandaran kini mengukuhkan diri sebagai pusat seni budaya yang memikat. Sabtu malam, 7 Desember 2024,
BANDUNG, pewarta.id – Pengiat Musik Keroncong dengan Gerakan “Krontjongers Indonesia [KI]” yang getol geliatkan pegiat keroncong muda Bandung berkeroncong, bekerjasama dengan Programa 4 RRI Bandung,
KOTA TASIKMALAYA, pewarta.id – Bagi penggemar Band Dewa 19 yang hari ini belum dapat tiket secara online, jangan khawatir panitia menjual secara offline di kelas
Bandung, pewarta.id – Gerakan “Krontjongers Indonesia [KI]” kembali menggeliatkan para pegiatnya di Bandung untuk “keluar sarang”, setelah tiga tahun lebih tak berkegiatan langsung berupa penampilan
Genre musik campursari berkembang sejak 1955. Dahulu kondang nama seniman campursari, seperti Andjar Any dan Manthous. Sementara di masa kini, ada nama Didi Kempot. Oleh Aryono