Komunitas Cermin Tasikmalaya Gelar Bedah Buku “Pengabdian Tanpa Batas Seorang Pensiunan”

Image of Img 20251218 wa0020

Tasikmalaya,  pewarta.id – Komunitas Cermin Tasikmalaya (KCT) bersama Mata Pelajar Indonesia (MPI) akan menggelar acara Bedah Buku dan Diskusi bertajuk “Pengabdian Tanpa Batas Seorang Pensiunan”, karya penulis Teten Sudirman. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Festival Seni Akhir Tahun “Syukur Waktu 14” Tasikmalaya Raya 2025.

Acara dijadwalkan berlangsung pada Jum’at, 19 Desember 2025, mulai pukul 18.30 hingga 23.00 WIB, bertempat di Buleud Gallery & Studio Art, Jalan Pemuda No. 1, Kota Tasikmalaya, yang juga merupakan Sekretariat Komunitas Cermin Tasikmalaya.

Ketua Komunitas Cermin Tasikmalaya, Ashmansyah Timutiah, yang akrab disapa Kang Acong, mengatakan bahwa kegiatan bedah buku ini merupakan ruang dialog terbuka untuk merefleksikan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Buku Pengabdian Tanpa Batas Seorang Pensiunan mengangkat beragam persoalan sosial, politik, hukum, agama, budaya, dan isu-isu lainnya, baik dalam skala nasional, Jawa Barat, hingga persoalan lokal Tasikmalaya. Kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang jujur, kritis, dan membangun,” ujar Kang Acong, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga :  Komunitas Cermin Tasikmalaya Gelar Malam Apresiasi Seni: “Bangga Menjadi Anak Indonesia”

Ia menambahkan, bedah buku ini tidak hanya membahas isi tulisan, tetapi juga menggali nilai-nilai pengabdian, keteladanan, serta kepedulian sosial yang relevan dengan kondisi bangsa saat ini.

“Melalui diskusi ini, kami berharap masyarakat bisa merenungkan kembali makna pengabdian tanpa batas, sekaligus menjadikannya inspirasi untuk berkontribusi bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Sejumlah tokoh penting Tasikmalaya dijadwalkan hadir sebagai pembicara, di antaranya AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., M.Si. selaku Kapolres Tasikmalaya Kota, Asep Sopari Al-Ayubi, M.I.P. selaku Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Heri Ahmadi, S.Pd.I. selaku Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, serta Muhammad Ridwan, Pimpinan Redaksi Kabar Priangan. Diskusi akan dipandu oleh Aa Saepul Milah sebagai moderator.

Baca Juga :  Demo Para Pengelola Tempat Hiburan Malam

 

Selain diskusi intelektual, acara ini juga akan dimeriahkan dengan penampilan seni, di antaranya musik dari Adi Bewok And The Genk serta tari tradisional yang dibawakan oleh Kelas Tari KCT, sebagai bentuk kolaborasi antara literasi dan seni budaya.

 

Kang Acong menegaskan, Festival Seni Akhir Tahun “Syukur Waktu 14” merupakan momentum refleksi bersama menjelang pergantian tahun.

“Mari kita tutup tahun ini dengan renungan atas berbagai persoalan yang ada. Semoga tahun 2026 yang akan datang membawa perbaikan dan harapan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

Acara ini terbuka untuk umum dan diharapkan dapat menjadi ruang silaturahmi, dialog, serta apresiasi terhadap karya literasi dan seni budaya di Tasikmalaya Raya.

Salam budaya.

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *