Iwan Herdiawan Dorong Pelestarian Sandal Tarumpah dan Bestong, Produk Lokal “Mr. Wills (Goodwillsshoes)” Kian Diminati Pasar Nasional

Image of Img 20251111 wa0056

Tasikmalaya, pewarta.id – Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, semangat para pelaku usaha lokal Tasikmalaya tetap menyala. Salah satunya datang dari Iwan Herdiawan, pengrajin sekaligus pelaku usaha kreatif yang sukses mengangkat sandal tradisional khas Sunda ke tingkat nasional melalui merek Mr. Wills (Goodwillsshoes).

 

Iwan menyebut, meskipun berbagai sektor ekonomi tengah mengalami perlambatan, permintaan terhadap produk sandal tarumpah buatannya justru meningkat. Sandal berbahan kulit dengan desain etnik modern itu kini banyak diminati konsumen dari sejumlah kota besar seperti Bandung, Jakarta, Surabaya, hingga Yogyakarta.

Image of Img 20251111 wa0063

“Alhamdulillah, di tengah situasi ekonomi yang belum pulih, justru permintaan sandal tarumpah meningkat. Banyak pembeli tertarik karena desainnya klasik namun tetap elegan, dan yang terpenting, buatan pengrajin lokal,” ujar Iwan Herdiawan, di workshop produksinya di Kota Tasikmalaya, Senin (11/11/2025).

 

Menurut Iwan, produk sandal Tarumpah dan Bestong merupakan bagian dari warisan budaya Sunda yang perlu terus dijaga. Ia berupaya mengemas nilai-nilai tradisional itu dengan gaya kekinian agar bisa diterima oleh pasar nasional bahkan internasional.

Baca Juga :  Bupati. Minta Dewas RSUD Dr Slamaet Mampu Membawa Perubahan Dalam Pelayanan Yang Terbaik

 

“Tarumpah dan Bestong adalah bagian dari identitas budaya kita. Jika tidak dijaga, bisa hilang tergerus zaman. Karena itu, saya berusaha menghadirkan produk yang tetap mempertahankan akar budaya, namun mengikuti tren modern,” ucapnya.

 

Selain sebagai pengrajin, Iwan juga aktif sebagai Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) di salah satu kelurahan di Kota Tasikmalaya. Melalui peran sosialnya, ia terus mengajak para pengrajin lain untuk menjaga kearifan lokal dan mempertahankan ciri khas produk asal Tasikmalaya.

 

Dalam berbagai kesempatan, termasuk saat peringatan Hari Ulang Tahun Kota Tasikmalaya, Iwan tak hanya menampilkan produk Mr. Wills (Goodwillsshoes) di berbagai pameran, tetapi juga menyuarakan pentingnya dukungan pemerintah terhadap pelestarian industri tradisional.

 

“Setiap momentum besar seperti HUT Kota Tasikmalaya, saya berusaha hadir bukan hanya untuk menjual produk, tapi juga untuk mengingatkan pentingnya melestarikan karya pengrajin lokal. Pemerintah perlu terus mendukung agar tradisi ini tidak hilang,” katanya.

Baca Juga :  Wali Kota Tasikmalaya Tegaskan Komitmen Kota Layak Anak dan Penurunan Stunting di Hari Anak Nasional 2025

 

Namun, di balik peningkatan permintaan dan pengakuan pasar, Iwan masih menghadapi kendala klasik: keterbatasan permodalan. Ia berharap adanya perhatian dan dukungan lebih dari pemerintah daerah maupun lembaga keuangan agar para pelaku usaha kecil bisa berkembang.

 

“Potensi pasar sandal tarumpah sangat besar, tapi permodalan masih menjadi kendala utama. Kalau ada dukungan modal dan pelatihan, kami bisa menambah tenaga kerja dan memperluas jangkauan produksi,” ungkapnya.

 

Kini, melalui merek Mr. Wills (Goodwillsshoes), Iwan bertekad menjadikan sandal tarumpah dan bestong sebagai ikon ekonomi kreatif Tasikmalaya yang berdaya saing tinggi. Ia percaya, produk lokal mampu menembus pasar nasional bahkan global jika disertai inovasi dan komitmen menjaga warisan budaya.

 

“Saya ingin Mr. Wills bukan hanya dikenal sebagai produk sandal, tapi juga sebagai simbol kebanggaan dan pelestarian budaya lokal Tasikmalaya. Inilah cara kami melestarikan warisan para pengrajin terdahulu,” pungkasnya.***

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *