Senin, 19 Oktober 2026
Artikel

Susu Kambing Etawa Terbukti Lindungi Lambung, Riset Doktoral UI Buka Peluang Pengobatan Alami

Atun Farihatun. (Foto: Ist)
Atun Farihatun. (Foto: Ist)

Ciamis, Pewarta.id- Penelitian doktoral Atun Farihatun di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) membuktikan bahwa susu kambing peranakan etawa memiliki potensi sebagai pelindung lambung (gastroprotektif).

Hasil ini membuka peluang pemanfaatan bahan alami dalam pengobatan radang lambung.

Temuan ini dipresentasikan dalam ujian promosi doktoralnya pada 24 Juni 2025 di FKUI.

Riset dilakukan untuk menanggapi tingginya kasus radang lambung yang berisiko menimbulkan komplikasi serius, seperti anemia, perdarahan, bahkan kanker lambung.

Atun Farihatun, Peneliti Program Doktor Ilmu Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dibawah bimbingan Prof Kusmardi, M.Si, Dr. Ari Estuningtyas, M.Biomed., dan Prof. Mohd Nazil Salleh, Ph.D.

Dalam riset pra-klinis menggunakan tikus Sprague Dawley yang diinduksi radang lambung oleh etanol 80%, Atun menguji efek susu kambing etawa dengan tiga dosis berbeda: 0,5 ml, 1 ml, dan 1,5 ml per hari selama 30 hari.

Pengujian dilakukan dengan pendekatan genomik dan proteomik, termasuk LCMS, simulasi molekuler (in silico), serta pengukuran biomarker imun dan inflamasi seperti IL-10, IL-6, TNF-α, COX-2, iNOS, CD4+, dan CD8+.

Hasilnya, susu kambing etawa secara signifikan:

  • Meningkatkan kadar IL-10 (anti-inflamasi),
  • Menurunkan kadar IL-6 dan TNF-α (pro-inflamasi),
  • Menekan ekspresi enzim COX-2 dan iNOS (penyebab peradangan mukosa),
  • Meningkatkan sel imun CD4+ dan CD8+.

Senyawa aktif yang ditemukan dalam susu ini seperti N1-(3-chlorophenyl), D-(+)-Maltose, dan α-Lactose memiliki afinitas tinggi terhadap protein peradangan menurut hasil uji molecular docking.

“Penelitian ini memberikan dasar ilmiah bahwa susu kambing etawa tidak hanya bergizi, tapi juga berpotensi menjadi bagian dari terapi alami radang lambung,” ujar Atun.

Ke depan, penelitian ini membuka jalan bagi uji klinis pada manusia dan pengembangan produk susu kambing etawa yang terstandarisasi sebagai alternatif pengobatan alami gangguan pencernaan.

📩 Untuk informasi lebih lanjut: Atun Farihatun
Email: [email protected]
Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia

Rizki

Penulis di Pewarta ID.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terus membaca

Berita Selanjutnya

Ekonomi

Ciamis Kembangkan Bawang Merah, Target Perluas Lahan hingga 50 Hektare

CIAMIS, pewarta.id – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pengembangan komoditas pertanian terus dilakukan di berbagai daerah. Di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat,…

DST · 3 minggu lalu
Ekonomi

1.278 KPM Desa Sumberjaya Cihaurbeuti Terima Bantuan Pangan, Warga Sebut Sangat Membantu Kebutuhan Keluarga

CIAMIS pewarta.id — Sebanyak 1.278 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, menerima bantuan pangan. Penyaluran bantuan tersebut…

DST · 3 minggu lalu
Ciamis

KAPOLRES CIAMIS DUKUNG KETAHANAN PANGAN, PANEN JAGUNG BERSAMA PETANI SARI MUKTI

CIAMIS,pewarta.id – Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan dengan menghadiri panen jagung Kwartal…

DST · 4 minggu lalu
pendidikan

PKKMB Universitas Galuh 2026: 1.772 Mahasiswa Baru Dibentuk Berkarakter, Berbudaya, dan Berdampak

CIAMIS, pewarta.id — Universitas Galuh (Unigal) menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 pada 15–17 September 2026. Sebanyak…

DST · 16 Sep 2026
Ciamis

Puskesmas Kertahayu Gelar Pembinaan Kader Kesehatan di Enam Desa, Wujud Apresiasi atas Dedikasi Kader Posyandu

CIAMIS, Pewarta.id – Kamis (03/09/2026), UPTD Puskesmas Kertahayu menggelar kegiatan pembinaan kader kesehatan di enam desa wilayah kerjanya sebagai bentuk apresiasi dan…

Asep Restu · 3 Sep 2026
Memuat berita selanjutnya…