Promosikan Film Karya Anak Bangsa, Ferdiansyah Ajak Masyarakat Nobar Film Cek Toko Sebelah.

Tasikmalaya, pewarta.id — Pasca pandemik Civid 19, dimana larangan dan dibatasinya berkerumun seperti pertunjukan hiburan termasuk pemutaran film atau Nonton Bareng.

Ferdiansyah Anggota DPR RI Komisi X bekerjasama dengan Kemendikbud Ristek RI menyelenggarakan nonton bareng film Cek Toko Sebelah bersama masyarakat Desa Cipacing, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya. Jumat (12/5/2023) Malam.

Dari pantauan Pewarta.id, antusias  masyarakat luar biasa, hingga memadati area balai desa yang menjadi tempat nobar tersebut, mulai dari anak-anak sampai orang tua antusias menyaksikan tayangan layar lebar itu.

Mendapat atensi positif dari warga, Ferdi menyebut, respon masyarakat Tasikmalaya sangat luar biasa untuk mengikuti kegiatan.

Baca Juga :  Hari Ketiga Pasangan Ade Sugianto dan Iip Miftahul Paoz mendaftarkan Diri Ke KPU Kabupaten Tasikmalaya

“Ini menjadi bukti dari silaturahmi kami dan kehadiran kami dari DPR RI dan Kemendikbud disambut hangat oleh masyarakat,”ucapnya.

Ferdi menjelaskan, maksud dari pemutaran film tersebut merupakan upaya untuk menjaga budaya dengan tujuan akhirnya adalah mencintai produk film dalam negeri.

Lalu, kata Ferdi, yang tak kalah pentingnya adalah untuk memberikan inspirasi atau wawasan kepada masyarakat Tasikmalaya.

“Termasuk diantaranya tuntutan dan edukasi, supaya masyarakat tasik dalam hal ini bisa menjadi lebih baik,”katanya.

Sementara, Kapokja Direktorat Perfilman Musik dan Media Kemendikbud Ristek Edi Suwardi mengatakan, film tersebut merupakan hasil karya anak bangsa Indonesia.

Baca Juga :  IJTI Galuh Raya Ulin Bareng, Mere Tuntunan Lain Tontonan di HUT IJTI Ke 25

“Sebuah karya itu harus diapresiasi dan juga diberikan penghargaan. Terus siapa lagi yang memberikan apresiasi dan penghargaan kalau bukan kita,”ujarnya.

Oleh karena itu, terang dia, penayangan film melalui layar rakyat ini merupakan kesempatan yang baik untuk memperkenalkan sebuah karya anak bangsa.

Tentunya, kata dia, fungsi dari pemutan ini bukan hanya sekedar untuk hiburan. Tapi juga tentunya didalam isinya mengandung unsur-unsur pendidikan dan kebudayaan.

“Pesan moralnya juga ada, ini diharapkan akan memberikan semacam inspirasi juga. Pertunjukan film ini merupakan gambaran suasana Indonesia itu seperti itu,”pungkasnya.

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *