Ciamis, pewarta.id – Bencana banjir melanda Kecamatan Pamarican dan Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, pada Senin sore, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 15.00 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, S.T., M.Si., menyampaikan bahwa hujan deras menyebabkan tanggul Sungai Cintalahab jebol, sehingga air meluap dan menggenangi permukiman warga di sejumlah desa.
“Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan jebolnya tanggul Sungai Cintalahab serta meluapnya Sungai Cintalahab dan Sungai Ciseel,” ujar Ani Supiani dalam keterangan resminya.
BPBD Turun Langsung Evakuasi Warga
Petugas BPBD Kabupaten Ciamis, salah satunya Ucid, terlihat langsung melakukan evakuasi warga terdampak banjir di lokasi kejadian. Evakuasi difokuskan di wilayah Dusun Kubangpari, RT 04, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican.
“Inilah kondisi di Dusun Kubangpari RT 04, air sudah selutut,” ujar Ucid saat berada di lokasi banjir.
Menurutnya, dengan kondisi genangan yang semakin tinggi, warga terdampak banjir direncanakan diungsikan ke tempat yang lebih aman, yakni sekolah dan masjid terdekat.
“Saat ini rencana warga korban kebanjiran akan diungsikan ke sekolah dan masjid,” tambahnya.
Puluhan Rumah Terendam
Banjir merendam sejumlah rumah warga di Dusun Kubangpari RT 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7 RW 2, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, serta di Dusun Ciparay RT 1 RW 1, Desa Ciparay, Kecamatan Cidolog.
Akibat genangan air yang mencapai lutut orang dewasa, sebagian warga terpaksa meninggalkan rumah untuk sementara dan mengungsi demi keselamatan.
Pendataan Masih Berlangsung
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi warga masih terus berlangsung. BPBD Kabupaten Ciamis melalui Tim Kaji Cepat Pusdalops masih melakukan pendataan jumlah warga terdampak, rumah terendam, serta kebutuhan mendesak di lokasi bencana.
“Data lengkap dampak banjir masih dalam pendataan oleh tim yang berada di lapangan,” pungkas Ani Supiani.
BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan hujan susulan dan potensi luapan sungai, khususnya bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai.











