Ida Wahida Hidayati : RTRW Sudah Jelas, Pemkot Banjar Siap Menjaring Investor

Image of Img 20241010 210839

Banjar – Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, Pemkot Banjar berusaha untuk menjaring investor masuk ke Kota Banjar.
Diharapkan investor ini masuk di semua bidang.

Penjabat Wali Kota Banjar, Hj.Ida Wahida Hidayati mengatakan, Pemkot terus berusaha untuk menjaring investor untuk datang ke Kota Banjar, tentunya untuk masuk di semua bidang, seperti bidang industri, pendidikan, pariwisata dan bidang lainnya.

” Karena kita sudah punya RT/RW, kita juga ingin mensosialisasikan daerah-daerah mana saja yang bisa dibangun untuk daerah industri, ” ucapnya usai menghadiri Rapat LKS Tripartit di Aula Disnaker Kota Banjar, Kamis (10/10/2024).

Hj Ida Wahida menyebut ada beberapa daerah yang bisa dibangun untuk daerah industri, diantaranya Pamongkoran untuk daerah pendidikan, kemudian daerah Tanjung Sukur untuk industri dan daerah di perbatasan Jawa Barat – Jawa Tengah untuk industri makanan.

Baca Juga :  Warga Tolak Lokasi Dapur MBG di Tengah Permukiman, Desak Relokasi

” Kita ingin membuka seluas-luasnya dan meningkatkan UMKM yang sudah bagus, ” imbuhnya.

Untuk bidang pariwisata sendiri, Pemkot Banjar akan mengembangkan wisata Citanduy.
Direncanakan 2 tahun ke depan akan dibangun dermaga wisata Citanduy dan dibangun pula hotel-hotel sebagai sarana di wisata tersebut.

” Kita akan mengundang investor hotel, karena kita akan mengembangkan wisata Citanduy, ” ujar Pj Wali Kota Banjar.

Sementara itu Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Banjar, H. Oni Kurnia menyampaikan ada beberapa kiat untuk mendatangkan investor, pertama untuk menjadikan image Banjar sesuatu yang positif, dalam hal ini diperlukan ikon, kemudian yang kedua pendekatan melalui marketing interaction di Banjar agar diciptakan satu atraksi yaitu dengan adaya kalender event, dan yang ketiga marketing melalui infrastruktur.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Banjar Pimpin Apel Kesiapan Pemberantasan Sarang Nyamuk ( PSN)

Terkait RT/RW yang sudah diputuskan dan segera dibuat Perdanya, menurut H.Oni, intinya ini mempermudah para investor dan kepastian hukum ketika investor akan melakukan satu tindakan ekonomi.

” Kami sangat menyambut baik dan akan mendorong agar para pelaku ekonomi pro aktif untuk menyambut adanya ini. Dan kebijakan itu akan kita dorong dari berbagai sisi, ” ucapnya.

Ketua Apindo Kota Banjar menambahkan, sampai saat ini investasi untuk industri skala besar di Kota Banjar belum terlihat.
Namun untuk investasi yang cukup menjamur masih di UMKM.

” Untuk UMKM ini kita bisa dua pendekatan, yaitu besar langsung ramai, dan UMKM yang kecil kita bina menjadi perusahaan-perusahaan yang lebih besar pasarnya kemudian pada akhirnya akan lebih besar kesempatan kerjanya, ” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *