Banjar -Empat kandidat calon Wali Kota Banjar hadir menyampaikan program-program unggulan calon Wali Kota Banjar di Pilkada Kota Banjar 2024 dalam acara Kadin Talks ‘Menuju Banjar Satu’ yang berlangsung di Graha Banjar Idaman (GBI), Rabu ( 9/10/2024) malam. Isu seputar lapangan pekerjaan, meningkatkan daya beli masyarakat , serta memberdayakan UMKM di Kota Banjar menjadi hal utama yang disampaikan ke empat calon Wali Kota Banjar.
Calon Wali Kota Banjar dengan nomor urut 1, H.Nana Suryana menyampaikan daya beli masyarakat di Kota Banjar yang lemah diakui atau tidak merupakan PR bagi semua pihak.
Kenapa di Banjar miskin, karena nganggur. Kenapa nganggur, karena tidak ada lapangan pekerjaan.
Menurut Nana, untuk mendatangkan investor ke Kota Banjar, ada hal-hal yang perlu dipersiapkan, yaitu kepastian hukum, terkait RT/RW yang jelas dan rasa aman serta nyaman bagi investor tersebut.
” Saat ini RT/RW sudah diplenokan, dan saya yakin 2024 selesai. Maka investor yang saya datangi, mereka minta dua hal. Yang pertama kepastian hukum yaitu RT/RW yang jelas.
Yang kedua rasa aman dan nyaman. Mudah-mudahan nanti 2025 investor pada datang. Dan saya berharap semua ormas/ LSM jangan ganggu investor, kalau bisa amankan investor supaya aman di Banjar, ” ucapnya.
Calon Wali Kota dengan nomor urut 2, H.Ahmad Dimyati di Kadin Talks lebih mengutamakan akan melaksanakan konseptual kesejahteraan untuk masyarakat yaitu dengan memprioritaskan dan mengakomodasikan pasar-pasar tradisional.
Dimyati meyakini, saat ini pasar-pasar tradisional belum begitu terakomodasikan, namun di kita sudah hadir kapitalis malu-malu, dengan hadirnya banyak pasar-pasar modern. Selanjutnya untuk pasar modern tidak akan ditambah lagi karena sudah cukup. Dan nanti tentunya akan diberikan ijin yang seluas-luasnya bagi perkembangan pasar tradisional.
” Saya yakini yang menengah ke bawah ini jumlahnya lebih besar, ketimbang yang lebih makmur kesejahteraannya. Karena kami dari independen, kami lebih praktis dan mudah mengambil keputusan untuk bagaimana konseptual mengakomodasikan pasar tradisional, ” ucap Dimyati.
Selanjutnya calon Wali Kota nomor urut 3, Ir.Sudarsono mengatakan bahwa ada tiga cara atau tiga berdaya yang akan dilakukannya untuk bisa meningkatkan perekonomian di Kota Banjar, yaitu pertama memberdayakan petani, peternak dan perikanan, kemudian yang kedua berdayakan UMKM dan ketiga berdaya pacu.
” Kami akan berupaya bagaimana caranya petani, peternak dan perikanan kita supaya berdaya melalui dengan pola-pola pendampingan. Kemudian yang kedua,supaya pertumbuhan ekonomi itu di atas 5 persen, kita akan berdayakan UMKM.
Saya mentargetkan 5000 UMKM yang tadinya punya keinginan untuk maju kita upayakan berdayakan, dan saya meyakini dengan bertumbuhnya UMKM yang level menengah, itu akan menumbuhkan lapangan kerja.
Berdaya yang ketiga yaitu berdaya pacu, yaitu kaitan dengan masalah supaya pertumbuhan ekonomi bisa di atas 7 persen, kita harus mampu menghadirkan investasi. Dan satu-satunya lokasi yang bisa dikembangkan, yaitu perbatasan Jawa Barat Jawa Tengah, ” jelas Sudarsono.
Sementara calon Wali Kota Banjar dengan nomor urut 4, H.Bambang Hidayah menyampaikan akan lebih mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan potensi sumber daya air, dan akan membangun pasar induk untuk perkembangan UMKM.
Dengan mengoptimalkan potensi sumber daya air sungai Citanduy untuk irigasi, kemudian untuk pengembangan UMKM dan untuk air bersih, serta untuk pembangkit tenaga listrik.
” Wisata air ini nantinya akan menjadi daya tarik yang mengundang pendatang-pendatang dari luar untuk mampir ke Kota Banjar. Dan Kota Banjar akan menjadi pusat perdagangan, pusat bisnis dan pusat kesehatan. Tentunya ini akan menaikan pendapatan bagi Kota Banjar, ” ucapnya.
Ketua Kadin Kota Banjar Erman Hendrawan seusai ke empat calon Wali Kota Banjar menyampaikan program-program unggulan dalam upaya meningkatkan perekonomian Kota Banjar di Kadin Talks menyampaikan, pihaknya akan menunggu kepemimpinan yang baru dan di situ peran Kadin akan ikut serta mendukung program-program Wali Kota terpilih.
” Kami berharap, semoga pemimpin yang baru bisa lebih peduli akan masyarakat dan kemajuan di segala aspek yang ada di Kota Banjar, sehingga akan berdampak sangat baik bagi kemajuan Kota Banjar, ” ucap Ketua Kadin Kota Banjar.











