Hujan Lebat Di Banjar Akibatkan Tebing Longsor Dan Pohon Tumbang, Lalu lintas Jalan Nasional Sempat Macet

Image of 1000451356

Banjar – Akibat diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi pada Senin (15/12/2024), tebing setinggi 20 meter yang berada di jalan nasional tepatnya sekitar Situs Makam Singaperbangsa Cikadu Purwaharja Kota Banjar longsor.
Longsoran yang menimpa jalan nasional tersebut mengakibatkan arus kendaraan yang melintas di jalan nasional sempat macet hingga 3 km, sehingga kendaraan dialihkan ke jalan alternatif lain.

” Kejadiannya sekitar pukul 18.00 Wib, saat hujan turun deras. Alhamdulillah tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Dan kami dapat dengan cepat mengatasi akibat tebing longsor tersebut, ” ucap Yudi, petugas BPBD Kota Banjar.

Baca Juga :  Polres Banjar Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pam TPS Pilkada Serentak 2024

Dalam tenggang waktu yang tidak jauh dari kejadian tebing longsor, masih di sekitar jalan nasional tepatnya di belokan Cikadu Purwaharja, hujan deras yang terjadi mengakibatkan pohon tumbang yang juga sempat menghalangi arus lalu lintas di jalan nasional

Kasat Lantas Polres Banjar AKP Otong Rustandi menyampaikan,
kejadian pohon tumbang terjadi sekira pukul 18.13 WIB.
Pihaknya mendapatkan informasi dan langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Selanjutnya melaporkan ke group tanggap bencana, sehingga langsung mendapatkan penanganan dari aparat terkait dan relawan serta dibantu masyarakat sekitar.

Baca Juga :  DPC Partai Gerindra Kota Banjar Peringati HUT Ke-17, Sederhana Namun Penuh Semangat

” Pohon tumbang bisa dengan cepat kami bereskan, sehingga tidak memakan waktu lama lalu lintas di jalan nasional bisa berjalan lancar kembali, ” jelasnya.

Akibat pohon tumbang tersebut, arus lalu lintas di jalan nasional sempat macet kurang lebih 40 menitan.
Namun berkat kesigapan petugas aparat terkait kemacetan bisa segera diatasi.

” Kami tetap mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, jaga jarak aman , jaga keselamatan mengingat cuaca saat ini hujan dengan intensitas tinggi masih bisa terjadi, ” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *