Ciamis Gaspol! Bupati Herdiat Lepas ‘Tiba-Tiba Touring Jilid V’ Sekaligus Modernisasi Taman Lokasana

Image of Img 20260124 wa0007

CIAMIS,Pewarta.id,– Deru mesin motor memenuhi Taman Lokasana saat Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, resmi melepas ratusan peserta Tiba-Tiba Touring Jilid V, Sabtu (24/01/2026).

Bukan sekadar jalan-jalan sore, ajang kolaborasi Dinas Pariwisata dan BP2D Ciamis ini menjadi misi strategis untuk “menjual” pesona alam Tatar Galuh ke kancah nasional.

​Menjelajahi Surga Tersembunyi di Panawangan

​Sebanyak 200 rider yang terdiri dari perwakilan OPD se-Kabupaten Ciamis ini akan menyisir rute eksotis.

Mulai dari jejak sejarah di Situs Astana Gede Kawali, segarnya udara di Bukit Datar Gandul, hingga titik finish yang menenangkan di Situ Cibubuhan, Panawangan.

​Bupati Herdiat menegaskan bahwa Ciamis punya modal besar berupa keragaman wisata alam, budaya, hingga kuliner.

Baca Juga :  Banjir Kembali Landa Pamarican, Tanggul Sungai Citalahap Jebol Lagi, Warga Mulai Dievakuasi

Namun, ia mengingatkan bahwa potensi itu akan sia-sia tanpa promosi yang cerdas.

​”Strategi promosi harus kreatif dan relevan dengan tren masa kini. Lewat touring ini, kita bangun sinergi untuk memperluas jangkauan destinasi wisata kita,” ujar Herdiat.

​Tertib dan Canggih: Gate Parkir Resmi Beroperasi

​Tak hanya melepas touring, Bupati Herdiat juga memberikan kado bagi penataan kota dengan meluncurkan operasional Sistem Gate Parkir di Taman Lokasana dan GOR Gelanggang Galuh Taruna.

​Langkah ini diambil untuk memastikan kawasan publik Ciamis makin tertib, nyaman, dan yang terpenting: transparan.

Sistem baru ini diproyeksikan menjadi mesin baru pendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

​”Dengan sistem digital ini, pengelolaan parkir lebih akuntabel. Saya minta setiap perangkat daerah aktif bikin event di sini agar pusat keramaian ini terus hidup dan PAD pun meningkat,” tambahnya.

Baca Juga :  SDN 1 Sukamukti gelar lomba kreativitas siswa peringati Hari Kartini

​Rider Sebagai Duta Wisata

​Ketua BP2D Ciamis, Endang Haris Juandana, menilai komunitas motor adalah media promosi yang sangat efektif.

Lewat dokumentasi dan perjalanan para rider, keindahan tersembunyi Ciamis bisa langsung viral di media sosial.

​”Para peserta adalah duta wisata. Lewat mereka, informasi tentang alam, budaya, hingga produk ekonomi kreatif Ciamis akan tersebar luas ke masyarakat luar,” jelas Endang.

​Meski bertajuk hura-hura di atas motor, pesan utama tetap ditekankan: Jaga alam! Para peserta diwajibkan menjaga kebersihan di setiap destinasi agar keindahan Ciamis tetap abadi untuk generasi mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *