Jalur Alternatif Dua Kabupaten Tertutup Longsor

Image of Bencana ciamis (2)
Warga Melintasi Material Longsoran

Ciamis, pewarta.id  -Sebuah tebing setinggi sekitar 20 meter longsor di Dusun Limusagung, Desa Payungagung, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Longsoran ini menutup total jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Majalengka, menyebabkan arus lalu lintas terputus sementara.

Material longsor menutupi hampir seluruh badan jalan, sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Para pengendara terpaksa memutar arah melalui Jalan Nangeleung dan Jalan Pagerageung di Tasikmalaya.

Menurut Kepala UPTD Terminal Panumbangan, longsor terjadi sekitar pukul 17.00 WIB saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Kamis sore hingga malam hari.

Baca Juga :  KPU Ciamis Pastikan Tidak Ada Hubungan Keluarga dalam Rekrutmen KPPS Pilkada 2024

“Jalan ini biasanya menjadi alternatif jika jalur Gentong ditutup. Namun, saat ini kami harus menutupnya untuk pembersihan longsoran,” ujar Ano, Kepala UPTD Terminal Panumbangan.

Saat ini, proses pembersihan material longsor tengah dilakukan dengan menggunakan alat berat. Pihak berwenang berharap jalur ini dapat segera dibuka kembali sebelum musim mudik Lebaran.

Kepala BPBD Ciamis, Ani Supiani, mengungkapkan bahwa longsor di Desa Payungagung terjadi di beberapa titik.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Picu Longsor dan Rumah Ambruk di Sejumlah Wilayah Ciamis

“Ada longsor yang menutupi jalan, dan ada juga yang menimpa mushola serta rumah warga. Untuk longsor di jalan, sudah dilakukan evakuasi dengan gotong royong masyarakat dan bantuan alat berat,” jelasnya.

BPBD Ciamis, bersama TNI, Polri, dan masyarakat, terus berupaya membersihkan material longsor agar aktivitas warga kembali normal secepatnya.(biboy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *