GAGARUTpewarta.id – Pemerintah Kecamatan Wanaraja bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat terkait robohnya dua rumah di Desa Wanaraja dan Desa Wanasari. Bantuan darurat berupa sembako dan material bangunan sangat dibutuhkan untuk mendukung perbaikan rumah warga yang terdampak.
Camat Wanaraja, Tatang Suryana, Selasa (25/3/2025), mengungkapkan bahwa salah satu rumah yang roboh milik Tedi (52), warga Desa Wanaraja, yang dihuni oleh tiga orang. Rumah tersebut ambruk pada Sabtu, 22 Maret 2025, akibat atap yang sudah rapuh dimakan usia.
“Saat ini tengah ditindaklanjuti oleh pemerintah dengan bantuan sembako dan material untuk membantu perbaikan rumah,” ucap Tatang.
Sementara itu, rumah milik Suangsih (46) di Desa Wanasari, yang dihuni oleh empat orang, roboh sehari setelahnya, pada Minggu, 23 Maret 2025. Aparat pemerintah bersama warga setempat segera melakukan upaya penanggulangan, termasuk menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, pemerintah setempat berkomitmen untuk memastikan rumah-rumah tersebut dapat segera dihuni kembali.
“Langkah-langkah perbaikan akan terus kami lakukan dengan melibatkan berbagai pihak agar kondisi tempat tinggal warga kembali layak,” pungkas Tatang.
Pemerintah Kecamatan Wanaraja telah melakukan upaya kepada Pemkab Garut untuk menyalurkan bantuan darurat berupa sembako dan material bangunan untuk mendukung perbaikan rumah warga terdampak.
Dalam kesempatan ini, Camat Wanaraja juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan siaga dalam menghadapi bencana alam, serta untuk segera melaporkan jika terjadi kerusakan atau kejadian lainnya.
Dengan demikian, diharapkan bahwa pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Wanaraja.











