TASIKMALAYA, pewarta.id – Pasca Musyawarah Olahraga Kota Komite Olahraga Nasional Indonesia (Musorkot KONI) yang digelar 9 Januari 2025 lalu, hingga saat ini masih belum mendapatkan kepastian dari KONI Jawa Barat, terhadap kepengurusan baru yang dibawah kepemimpinan Anton Suherlan.
Hal ini dikawatirkan akan menyebabkan, nasib Cabang Olahraga (Cabor) di Kota Tasikmalaya tidak bisa mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada tahun 2026.
Kepengurusan baru KONI Kota Tasikmalaya yang dipimpin oleh Anton Suherlan masih belum mendapatkan kepastian dari KONI Jawa Barat. hal ini akan berpengaruh terhadap usulan anggaran 2026 untuk KONI Kota Tasik.
Anton Suherlan Ketua KONI Kota Tasikmalaya terpilih menyatakan, KONI Kota Tasikmalaya belum menyampaikan usulan anggaran 2026 karena terkendala Surat Keputusan (SK) Kepengurusan KONI yang baru yang belum dikeluarkan oleh KONI Jawa Barat.
Jika usulan anggaran tidak diajukan, maka KONI tidak akan mendapatkan alokasi anggaran di 2026.
“2026 mendatang akan ada hajat besar Pekan Olahraga Provinsi. Jika ini tidak diajukan, nanti tidak akan ada support anggaran untuk menghadapi porprov,” Ungkap Anton, Rabu (26/02/2025).
Anton menambahkan, bahwa sesuai hasil musyawarah, ia telah terpilih sebagai Ketua KONI yang baru.
Namun, dua hari setelah musyawarah, ada gugatan yang diajukan. Ia kemudian datang ke KONI Jawa Barat untuk menyelesaikan masalah tersebut.
“Yang paling penting adalah jangan sampai cabor menjadi korban,” kata Anton.
Ia mendesak para pihak untuk memberikan solusi agar cabor tidak terdampak.***











