Pangandaran, pewarta.id – Obyek wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, kembali menjadi magnet utama wisatawan pada puncak libur Natal dan Tahun Baru. Hingga akhir libur tahun baru, kawasan wisata unggulan tersebut dipadati ribuan wisatawan, baik dari dalam daerah maupun luar kota.
Sejak Minggu pagi, arus kunjungan wisatawan terus mengalir dan memadati kawasan Pantai Barat Pangandaran. Kendaraan pribadi dan rombongan wisatawan tampak silih berganti memasuki area wisata, menandai tingginya minat masyarakat untuk menghabiskan libur akhir tahun di kawasan pantai.
Pantai Pangandaran menawarkan beragam aktivitas wisata yang menjadi daya tarik pengunjung. Selain berenang di tepian pantai, wisatawan juga menikmati bermain pasir, menaiki perahu wisata untuk melihat keindahan laut lepas, hingga menikmati panorama matahari terbit (sunrise) dan terbenam (sunset) yang menjadi ciri khas Pangandaran. Tak ketinggalan, aneka kuliner seafood di sepanjang kawasan pantai turut menjadi buruan wisatawan.
Kepadatan pengunjung ini tercermin dari data Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran. Selama periode libur Natal dan Tahun Baru, tercatat sebanyak 234.000 wisatawan mengunjungi obyek wisata Pantai Pangandaran. Jumlah tersebut menunjukkan lonjakan signifikan hingga 130 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 lalu.
Kenaikan jumlah kunjungan ini dinilai sebagai sinyal positif bagi sektor pariwisata Pangandaran, sekaligus berdampak pada pergerakan ekonomi masyarakat setempat. Pelaku usaha pariwisata, mulai dari pengelola penginapan, pedagang kaki lima, penyedia jasa perahu wisata, hingga rumah makan dan UMKM, merasakan peningkatan pendapatan selama masa liburan.
Meski demikian, tingginya volume kunjungan juga menjadi perhatian serius bagi pengelola kawasan wisata. Pengawasan keselamatan wisatawan, pengaturan lalu lintas, serta kebersihan kawasan pantai terus ditingkatkan agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga hingga akhir masa libur.
Pantai Pangandaran sendiri masih menjadi destinasi favorit karena akses yang semakin mudah, fasilitas yang terus dibenahi, serta keindahan alam yang dapat dinikmati dalam satu kawasan, mulai dari pantai, laut, hingga wisata kuliner. Pemerintah daerah pun berharap tren positif kunjungan wisata ini dapat terus berlanjut sepanjang tahun 2026 dan mendorong pemulihan serta pertumbuhan sektor pariwisata daerah.***











