Sosialisasi Pilkada 2024, KPU Kota Banjar Sasar Segmen Pemilih Perempuan

Image of 1000349999

Banjar – Guna meningkatkan partisipasi politik perempuan di Pilkada serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar menggelar Sosialisasi Pilkada Serentak Tahun 2024 Bersama Segmen Pemilih Perempuan.
Kegiatan yang diikuti kurang lebih 50 peserta dari berbagai organisasi perempuan di Kota Banjar ini, bertempat di Meeting Room Lantai 3 Toserba Pajajaran Kota Banjar, Selasa ( 1/10/2024).

Kadiv Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat (Sosdiklihparmas) dan Sumber Daya Manusia KPU Kota Banjar Nurhasanah, menyampaikan kenapa segmen perempuan menjadi sasaran sosialisasi.
Menurutnya, kaum perempuan memiliki peran yang strategis. Dan sesuai amanah regulasi juga bahwa Pilkada ini dilaksanakan secara demokratis.

Baca Juga :  Hidup Sebatang Kara, Warga Hegarsari Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Rumah

” Artinya dalam mewujudkan Pilkada yang demokratis ini kita perlu partisipasi yang jangkauannya luas termasuk segmen pemilih perempuan ini, ” ucapnya di hadapan awak media.

Untuk Pilkada 2024 di Kota Banjar sendiri, di DPT Kota Banjar didominasi pemilih perempuan, yaitu sekitar 50,2 persen atau sebanyak 77.597 pemilih perempuan dari total jumlah pemilih sebanyak 154.425 pemilih.

Nurhasanah menambahkan, bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi pemilih perempuan.

” Targetnya yang pasti, dengan adanya sosialisasi ini semua masyarakat bisa berpartisipasi untuk Pilkada 27 November 2024, datang ke TPS, ” imbuhnya.

Baca Juga :  Konvoi Nobar Persib Berujung Kecelakaan, Dua Motor Diamankan Polisi di Banjar

Pentingnya sosialisasi Pilkada serentak 2024 kepada segmen pemilih perempuan ini diakui salah seorang peserta, Aneu Sri Gusmayanti, Bendahara Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Banjar. Menurut Aneu, sebagai perempuan bukan hanya sebagai perempuan saja, namun sebagai masyarakat pada umumnya yang harus berperan aktif dalam Pilkada. Tentunya punya hak suara dan segala macam dalam kegiatan Pilkada.

” Jadi dengan adanya sosialisasi ini membuat kita lebih aware dan terbuka pikiran, bahwa kita sebagai perempuan dalam politik ini ada perannya, ” ucapnya singkat. (Lies)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *