GARUT, Pewarta.id – Konsumsi ikan memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga, terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan. Kandungan protein, omega-3, vitamin, dan mineral pada ikan dibutuhkan untuk mendukung perkembangan otak, kesehatan tubuh, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Namun, tingkat konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Garut masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan data tahun 2025, konsumsi ikan di Garut tercatat hanya 14,95 kilogram per kapita per tahun. Angka tersebut masih di bawah rata-rata Jawa Barat sebesar 20,1 kilogram dan nasional yang mencapai 26,08 kilogram per kapita per tahun.
Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Perikanan dan Peternakan menggelar Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) 2026 di Aula Balai Benih Ikan (BBI) Bayongbong, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan yang melibatkan 150 siswa Madrasah Ibtidaiyah Namiatusibyan tersebut mengangkat tema Ikan bagi Pertumbuhan dan Kecerdasan. Para siswa diberikan edukasi mengenai kandungan gizi ikan dan manfaatnya bagi kesehatan serta perkembangan otak sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Bupati Garut menegaskan bahwa pemenuhan gizi merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan cerdas. Karena itu, kebiasaan mengonsumsi ikan perlu ditanamkan sejak anak-anak.
Menurutnya, ikan merupakan sumber protein berkualitas yang mudah diolah menjadi berbagai menu makanan keluarga. Kandungan nutrisinya juga mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.
Melalui kampanye ini, pemerintah berharap masyarakat semakin memahami pentingnya konsumsi ikan sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang, sekaligus mendukung upaya pencegahan masalah gizi dan stunting.
Selain edukasi, kegiatan juga diisi dengan Senam Gemarikan, penyerahan paket olahan ikan, serta kuis edukatif untuk meningkatkan antusiasme peserta.
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Garut juga meluncurkan PESONA Perikanan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha dan nilai tambah produk perikanan.
Program tersebut mendorong pengembangan produk olahan ikan yang berkualitas, aman, dan inovatif melalui peningkatan keterampilan, pemanfaatan teknologi pengolahan, serta pemasaran digital.
Melalui Gemarikan dan PESONA Perikanan, Pemerintah Kabupaten Garut berharap peningkatan konsumsi ikan masyarakat dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi pelaku usaha perikanan.
Dengan semakin mudahnya masyarakat mendapatkan produk ikan segar maupun olahan, ikan diharapkan tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga bagian dari kebiasaan hidup sehat untuk mewujudkan generasi Garut yang lebih sehat dan berkualitas.(Slamet Timur).






