Serangan Anjing Liar di Tasikmalaya, 8 Hewan Ternak Warga Jadi Korban

Image of Serangan anjing liar di tasikmalaya, 8 hewan ternak warga jadi korban

KAB. TASIKMALAYA, Pewarta.id – Warga Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, kini tengah cemas akibat serangan anjing liar yang berlangsung selama empat hari berturut-turut. Akibat serangan tersebut, tujuh ekor kambing milik warga mati, sementara satu kambing lainnya terluka parah.

Kejadian ini sempat terekam dalam video amatir yang memperlihatkan dua ekor kambing yang ditemukan mati di kandang. Serangan terjadi pada malam hari dan diduga dilakukan oleh sekelompok anjing liar yang berkeliaran di sekitar pemukiman.

Image of Serangan anjing liar di tasikmalaya, 8 hewan ternak warga jadi korban (3)

“Serangan terjadi tengah malam. Dalam satu malam, tujuh kambing mati, dan satu kambing lainnya selamat namun mengalami luka serius akibat gigitan di perut dan kaki,” kata Nana, salah satu warga setempat.

Baca Juga :  Perkuat Sinergitas Lewat Mini Soccer, Tim Pokja Polres Tahan Ciwulan FC Dengan Skor 4-4

Warga kini menjaga ternak mereka secara bergiliran, siang dan malam, untuk mencegah serangan lanjutan. Rasa takut dan tidak aman kini melanda banyak warga, terutama pemilik ternak.

Menyikapi hal ini, pihak kepolisian melalui Kanit Binmas Polsek Karangjaya, Bripka Agus Dedi, menghimbau agar warga tetap waspada, terutama di malam hari, dan menjaga anak-anak agar tidak bermain terlalu jauh dari rumah.

Image of Serangan anjing liar di tasikmalaya, 8 hewan ternak warga jadi korban (2)

Pihak kepolisian juga telah menangkap seekor anjing liar hitam yang diduga terlibat dalam serangan tersebut, namun upaya pencarian anjing liar lainnya masih terus dilakukan.

Baca Juga :  Sadis, Pencuri HP, Siksa Korbannya Hingga Babak Belur, di Tasikmalaya

Pemerintah desa dan kepolisian kini bekerja sama untuk mencari solusi jangka panjang agar serangan anjing liar ini tidak terulang kembali di masa depan.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi daerah lain untuk lebih memperhatikan pengelolaan populasi anjing liar dan meningkatkan keamanan lingkungan, terutama di desa-desa yang banyak memelihara hewan ternak.

Facebook Comments Box

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *