BANJAR, Pewarta.id – Lapang Apel Polres Banjar dipenuhi ratusan jamaah dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan pada Rabu, (27/05/2026) pagi, ketika Polres Banjar menyelenggarakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi pelaksanaan ibadah keagamaan tahunan, melainkan juga momen penting untuk memperkuat nilai keimanan, semangat rela berkorban, serta kepedulian sosial di lingkungan institusi kepolisian dan masyarakat sekitar.
Kegiatan dimulai sejak pagi hari, ketika jajaran Polres Banjar bersama anggota Bhayangkari dan masyarakat mulai berdatangan memenuhi lokasi pelaksanaan sholat. Pelaksanaan berlangsung mulai pukul 06.25 WIB hingga 07.08 WIB dan diikuti oleh sekitar 200 jamaah. Hadir dalam kesempatan tersebut para Pejabat Utama Polres Banjar, para perwira, seluruh personel Polres Banjar, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Banjar beserta anggota Bhayangkari, serta warga masyarakat sekitar.
Pelaksanaan Idul Adha tahun ini mengangkat tema “Idul Adha Meningkatkan Iman, Taqwa, Rela Berkorban dan Kepedulian Sosial Personel Polri”, sebuah tema yang mencerminkan komitmen institusi kepolisian dalam menjadikan momentum keagamaan sebagai penguat karakter dan jati diri anggota Polri di hadapan masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan Kapolres Banjar yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Kabag SDM Polres Banjar, Kompol Dian Rosdiana, S.H. Dalam sambutannya, disampaikan harapan agar semangat Idul Adha mampu menginspirasi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan masyarakat.
Sholat Idul Adha dipimpin oleh Imam sekaligus Khatib, Ustad Jujang Farid, S.Pd. Dalam khutbahnya, jamaah diajak untuk meneladani keikhlasan dan kebesaran jiwa Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan yang paling dicintainya demi ketaatan kepada Allah SWT. Ustad Jujang Farid menekankan bahwa nilai pengorbanan sejati bukan semata soal harta atau materi, melainkan tentang ketulusan hati dalam berbuat dan mengabdi. Pesan tersebut dinilai sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab anggota Polri yang setiap harinya berhadapan langsung dengan masyarakat dalam berbagai kondisi.
Selain itu, jamaah juga diajak untuk memperkuat rasa empati dan kepedulian sosial terhadap sesama. Nilai-nilai ini, sebagaimana ditegaskan dalam khutbah, sejalan dengan semangat pengabdian anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya dalam kapasitas penegakan hukum, tetapi juga dalam peran kemanusiaan yang lebih luas.
Suasana pelaksanaan ibadah berlangsung dalam nuansa yang teduh dan penuh kekhusyukan. Barisan jamaah yang tertib mencerminkan kedisiplinan sekaligus kebersamaan yang menjadi salah satu nilai utama dalam tubuh institusi Polri. Tak ada sekat antara pejabat tinggi, personel, maupun masyarakat umum, semuanya berdiri sejajar dalam saf sholat yang rapi, menyiratkan makna kesetaraan di hadapan Tuhan.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa tugas pengabdian kepada bangsa dan masyarakat sejatinya lahir dari hati yang beriman, tulus berkorban, serta memiliki kepedulian sosial yang kuat. Polres Banjar menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar perayaan ritualistik, melainkan sebuah momentum reflektif untuk memperkuat hati, meneguhkan semangat berkorban, dan menyalakan kepedulian nyata terhadap masyarakat.
Dari Lapang Apel Polres Banjar, semangat itu diteguhkan, untuk terus menghadirkan Polri yang humanis, dekat, dan hadir di tengah kehidupan masyarakat. Sebuah pesan sederhana namun bermakna dalam: bahwa pengabdian terbaik lahir bukan dari seragam yang dikenakan, melainkan dari keikhlasan yang tumbuh di dalam dada.











