Tasikmalaya, Pewarta.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghentikan sementara semua perjalanan kereta api di petak jalan Ciamis – Manonjaya, Tasikmalaya, akibat adanya gogosan atau tanah terkikis. Ratusan penumpang kereta api Serayu relasi Pasar Senen Jakarta – Purwokerto yang tertahan di Stasiun Tasikmalaya dipindahkan menggunakan belasan bus menuju Stasiun Ciamis.
Hingga Jumat (28/3/2025) sekitar pukul 20.00 WIB, para penumpang tampak mengantre untuk menaiki microbus dan bus besar yang telah disiapkan oleh KAI di area parkir Stasiun Tasikmalaya.
Dampak dan Penanganan Gangguan Jalur
Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 15.30 WIB. “Gangguan ini mengakibatkan kendala pada jalur kereta api, sehingga kami perlu segera melakukan penanganan untuk memastikan kondisi jalur kembali aman bagi operasional kereta api,” ujar Kuswardojo.
Sementara itu, Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 709 penumpang terdampak akibat gangguan operasional ini. Berikut rincian jumlah penumpang terdampak:
- KA Pasundan Lebaran (Surabaya Gubeng – Kiaracondong): 65 penumpang
- KA Kutojaya Selatan Tambahan (Kutoarjo – Kiaracondong): 19 penumpang
- KA Lodaya (Solo – Bandung): 24 penumpang
- KA Serayu (Purwokerto – Kiaracondong – Pasar Senen): 601 penumpang
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Mohamad Faruk Rozi, turut turun langsung ke lokasi untuk mengamankan proses perbaikan jalur rel kereta api. Ia mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh PT KAI dalam menangani insiden ini demi keamanan dan kenyamanan para penumpang.











